
PENTAS.TV – BANDUNG, Perebutan mahkota panggung BRI Indonesia Super League 2025-2026 semakin ketat.
Kans terbesar untuk merebut trofi ajang sepak bola paling bergengsi di Bumi Pertiwi ini dimiliki dua kontestan penghuni posisi teratas yang memiliki poin sama, Persib dan Borneo FC.
Hingga matchday 31, Pangeran Biru dan Borneo FC memiliki nilai sama, yakni 72 poin. Maung Bandung lebih berhak menempati singgasana klasemen karena unggul head to head atas armada asal Kalimantan tersebut
Meski demikian, bukan perkara mudah bagi skuad besutan Bojan Hodak ini untuk meraih mahkota.
Pasalnya, pada matchday 32, Persib harus berduel dengan kandidat juara lainnya yang menempati posisi ketiga yang berbekal 65 poin, Persija, di Stadion Segiri Samarinda, 10 Mei 2026.
Agar sukses meraih triple crown selama tiga musim beruntun, sepertinya, Persib harus menuruti saran beberapa legenda hidupnya.
“Jika ingin juara, Persib wajib menang dalam tiga partai terakhirnya, tidak hanya saat bertemu Persija pada laga tandang matchday 32,” tandas Asep Somantri, sang mantan Persib, di kawasan Jalan PHH Mustopha Bandung.
Selain itu, lanjut eks defensif midfielder yang mempersembahkan dua trofi Kompetisi Perserikatan 1989-1990 dan 1993-1994 plus gelar Liga Indonesia (Ligina) 1994-1995, dua di antara tiga laga sisa, Persib tampil tandang, termasuk pertemuannya dengan The Orange Army.
Asep Somantri mengatakan, setelah bertemu Persija, The Blue Prince melakoni laga tandang yang juga berat, yaitu berjumpa laskar Angin Mamiri, PSM Makassar.
“Baru pada laga pamungkasnya, Persib tampil di Bandung, yakni bertemu Persijap,” ujar Asep Somantri.
Dia berpendapat, satu kesalahan kecil, misalnya, meraih seri, tidak tertutup kemungkinan, titel juara BRI Indonesia Super League 2025-2026 direngkuh Borneo.
Penyebabnya, tiga partai sisa Borneo, secara teori, lebih ringan daripada Persib. Yakni, sebut dia, Bali United, Persijap, dan Malut United.
Soal Persija, meski tertinggal 7 poin, bukan berarti kans mereka tertutup. Seandainya pasukan berkostum oranye ini berhasil merebut poin penuh pada tiga laga sisa, sedangkan Persib dan Borneo FC gagal menuai poin penuh, misalnya dua kali imbang serta satu kekalahan, Persija yang akhirnya sebagai jawara.
“Jadi, kemenangan pada tiga laga pamungkas wajib Persib raih,” pungkas Asep Somantri. (win)

