PENTAS.TV – BANDUNG, Secara umum, perekonomian nasional masih terpengaruh dan terdampak isu serta dinamika global, semisal konflik geopolitik di Timur Tengah.
Meski demikian, roda ekonomi Bumi Nusantara masih berputar. Beberapa sektor tetap menuai hasil positif. Antara lain, otomotif.
Satu indikatornya yaitu tercermin pada catatan kinerja Agen Pemegang Merek APM produsen otomotif asal Jepang, Daihatsu Motor Company, yakni PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Pada April 2026, PT ADM merealisasikan penjualan secara retail sales sebanyak 12.300 unit, lebih banyak 11 persen daripada Maret 2026, yang berjumlah 11.115 unit.
Bahkan, secara tahunan, atau perbandingannya dengan April 2025, yang jumlahnya 9.801 unit, realisasi penjualan secara retail sales pada bulan keempat 2026 tersebut menggeliat lebih masif, yaitu 25 persen.
Lalu, segmen mana yang paling laris?
Dalam keterangannya, Sri Agung Handayani, Marketing & Corporate Communication Director PT ADM, mengemukakan, segmen, Commercial Vehicle tetap tampil sebagai penopang utama penjualan secara retail sales.
Model andalannya, Daihatsu Gran Max Series, pada April 2026, sebut Sri Agung Handayani, volume penjualannya berjumlah 6.421 unit atau berkontribusi 52 persen total penjualan secara retail sales.
“Yang paling laris adalah Daihatsu Gran Max Pick Up (PU). Volume penjualannya yakni 4.355 unit,” tandas Sri Agung Handayani.
Dua varian lainnya, sambung dia, yakni Daihatsu Gran Max Minibus dan Daihatsu Gran Max Blind Van, secara kumulatif, penjualan ritelnya berjumlah 2.066 unit.
Sedangkan 48 persen penjualan secara retail sales pada April 2026, lanjut Sri Agung Handayani, merupakan sumbangsih segmen Passenger Vehicle.
Dia menyebutkan, pada April 2026, pihaknya menjual sebanyak 5.879 unit model-model Passenger Vehicle.
Kontributor utama Passenger Vehicle, sahut dia, yakni varian Low Cost Green Car (LCGC) masih dominan.
“Secara retail sales, sebanyak 3.627 unit model LCGC terjual. Jumlah itu setara 300 persen total penjualan,” papar Sri Agung Handayani. (win/*)

