Keindahan Dan Kebiasaan Burung Pucuk Padi Hitam

Publikasi:

Pentas.TV, – Pucuk padi hitam atau dikena juga sebagai pucuk hitam (Phalacrocorax sulcirostris), adalah burung air dari keluarga Phalacrocodae. Pecuk padi hitam banyk ditemukan di Australia, Papua, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara, Bali, dan awa, serta bagian utara Selandia Baru.

Burung ini tergolong langka sebagai burung penetap di daratan rendah Papua. Mereka ditemukan diketinggian di atas 500 meter di dataran tinggi Papua, bahkan hingga 1.200 meter di Pegunungan Tengah. Selain itu, burung ini juga ditmukan di Kepulauan Ferguson dan Aru.

Burung ini tersebar luas di wilayah Wallacea jelaskan da bisa ditemukan seanjang tahun. Puck padi hitam terpantau di berbagai tempat seperyo Butung, Sulawesi, Kepulauan Sula, Buru, Ambon, Seram, Halmahera, Bacan hingga Tanimbar, Timor, dan Lombok.

Penyebaran burung pcucuk padi meluas hingga ke Jawa Timur dan Pulau Dua di banten. Di kepulauan seribu, burung ini menjadi salah satu yang paling umum ditemui. Keberadaan pucuk padi hitam di kalimantan bagian selatan diketahui dari spesimen yang dikumpulkan pada akhir abad ke -19, dan ada juga catatan dari Sumatera Selatan yang kemungkinan burung pengunjung dari Jawa.

Burung ini lebih sering ditemukan di perairan tawar, selalu berada di dekat air, baik di danau, kolam, maupun muara. Kadang-kadang terlihat di tepi laut atau tambak. Meskipun kadang terbang sendiri, mreka sering berkumpul di area perairan yang kaya ikan.

Pecuk padi hitam adalah burung berukuran sedang dengan panjang tubuh dan paruh ke ekor sekitar 61 cm. Bulu-bulunya hitam mengilap dengan semburat hijau atau ungu. Pada musim kawin, ada bercak putih di sisi kepala dan belakang mata. Bulu sayap berwarna abu-abu dengan sisi hitam yang tampak seperti bersisik. Kulit wajah dan kantung paruh berwarna abu-abu biru, dengan iris mata hijau dan kakihitam.

Burung ini sering terlihat berjemur di bawah sinar matahari, biasanya bertenggr d tempat-tempat seperti pagar, dermaga, perahu nelayan, atau cabang pohong bakau yang kering. Selain berjemnur, mereka juga sering membersihkan dan merapihkan bulu-bulunya. Pucuk padi hitam berburu ikan dengan cara menyelam ke dalam air, memanfaatkan tubuh ramping, paruh kuat, serta kaki berselaput renang untuk bergerak cepat di bawah air.

Makanan utama pucuk padi hitam adalah ikan. Mereka dalah pemburu ikan yang handal, brenang cepat dan gesit berkat kaki berselaputnya. Sebuah penelitian di New South Wales menemukan bahwa ikan mas merupakan mangsa utama mereka, bahkan mencapai lebih dari setengah jumlah makanannya.

Pucuk padi hitam bersarang secara berkoloni bersama burung air lainnya. Sarang mereka di buat dari ranting-ranting di puncak pohon bakau. Di Jawa Timur, musim kawin berlangsung antara Desember hingga Maret, dan burung ini biasaya bertelur dua atau tiga butir yang berwarna hijau dengan lapisan kapur.

Dengan populasi yang melimpah dan daerah sebaran yang luas, pucuk padi hitam tidak termasuk dalam daftar satwa yang dilindungi. Menurut IUCN, burung ini dikategoikan sebagai beresiko rendah untuk terancam punah (Least Concern).(Aan/*)

Editor: Singgih

Share post:

Subscribe

spot_img

Popular

More like this
Related

FK Unjani Gelar Khitan Massal “BORIA: Bocah Berani Siap Khitan”, 41 Anak Jadi Little Heroes

Pentas.TV-Cimahi, 14 Maret 2026 – Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal...

KOMUNITAS BANDUNG HERITAGE MEMPERTANYAKAN FUNGSI DAN URGENITAS PENATAAN DI KAWASAN GEDUNG SATE YANG MENELAN BIAYA 15,8

Penta.TV-Bandung, Komunitas Bandung Heritage mempertanyakan fungsi dan urgensi proyek penataan...

Upaya Komunitas Bandung Heritage dalam Mengenang Peristiwa Bersejarah KAA 1955

Pentas.TV, Bandung bukan sekadar kota dengan udara sejuk dan...

Melanie Subono dan KDM Bahas Masa Depan Bandung Zoo

Pentas.TV - Bandung, Melanie Subono, aktivis lingkungan bersama KDM...