Pentas.TV-Bandung, Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Jawa Barat untuk menjalankan program sosial yang berfokus pada peningkatan gizi keluarga berisiko stunting.
Melalui program Sedekah Genting Berbagi Daging, ratusan Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kota Bandung dan Kota Cimahi menerima bantuan daging kurban. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi keluarga sasaran sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Ahmad Roswandi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.
Menurutnya, seluruh ASN di lingkungan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat bersama para Penyuluh Keluarga Berencana berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu keluarga yang masuk kategori risiko stunting.
Program tersebut menyasar kelompok keluarga kategori 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Kelompok ini menjadi prioritas karena membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan asupan gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sebanyak dua ekor sapi dan dua ekor kambing dikurbankan dalam kegiatan tersebut. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada ratusan penerima manfaat yang berada di sejumlah wilayah di Kota Bandung dan Kota Cimahi.
Ketua DPD IPeKB Jawa Barat, Andri Tirta Riyandi, menjelaskan bahwa kolaborasi antara Kemendukbangga/BKKBN dan IPeKB menjadi bentuk sinergi dalam mendukung program pembangunan keluarga serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Distribusi bantuan dilakukan di Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, meliputi Kelurahan Margasari dan Kelurahan Cijawura. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada keluarga penerima manfaat di Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung serta unsur kewilayahan setempat. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk memperkuat berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui program Sedekah Genting Berbagi Daging, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat berharap kepedulian sosial masyarakat terhadap keluarga yang membutuhkan dapat terus meningkat. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi, program ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung upaya pencegahan stunting dan mewujudkan generasi yang lebih sehat di masa depan.(Aan/*)

